Kamis, 01 Januari 2015

99 Kata Mutiara Bijak Ibadah dan Keimanan Islam

Kata Mutiara Bijak Ibadah dan Keimanan Islam - Kata mutiara indah tentang ibadah, taqwa dan keimanan Islam. Ini adalah kumpulan kata mutiara yang saya pilih sebagai bahan instrospeksi dan perbaikan kualitas iman kita sebagai umat Islam.


Memang ada banyak cara untuk mencapai pemahaman dan kesadaran iman yang tinggi. Ada yang melalui pemikiran mendalam, ada yang melalui belajar, dan ada yang laduni.

Melalui artikel Kata Mutiara Bijak Ibadah dan Keimanan Islam ini saya mencoba untuk mengajak temen-temen semua sedikit menyelami nilai-nilai Islami tentang ibadah. Harapan saya adalah kita bisa menangkap sedikit atau banyak makna suci dari kehidupan dan ketaatan sebagai muslim yang baik.


Kata Mutiara Bijak Ibadah dan Keimanan Islam

Ibadah tanpa ilmu yang memadai akan melahirkan perbuatan yang menjeremuskan kedalam kehinaan.

Ibadah memberikan 1001 kebaikan bagi dirimu. Membuatmu unggul dari segala bidang.

Ibadah menyehatkan hati, menyehatkan tubuh, menyehatkan pikiran.

Orang yang rajin beribadah akan selalu mendapatkan hatinya hidup dalam kedamaian, serta mendaptkan hatinya hidup dengan penuh kekuatan.

Orang yang bekerja atas dasar ibadah dengan yang bekerja karena mengejar harta memiliki perilaku yang berbeda. mereka mungkin sama-sama pekerja keras, tapi tingkat kebahagiaannya sangat jauh berbeda.

Ibadah adalah segala hal yang membawa pada kebaikan. Jadikan setiap aktifitasmu sebagai ibadah. Jadikan aktifitasmu sebagai persembahan kepada sang Maha Tunggal.

Jalanilah pekerjaanmu sebagai ibadah, sesungguhnya ia adalah pembebas dari stres pekerjaan.

Jika setiap pekerjaannmu anda persembahkan sebagai ibadah anda, maka anda akan mengerjakannya dengan totalitas, sehingga hasil yang anda dapatkan sangat sempurna.

Ibadah tidak hanya dilakukan di dalam mesjit, atau didalam shalat. Tapi ibadah dilakukan di setiap tempat dan disetiap aktifitas.

Alangkah indahnya jika setiap pekerjaan membuat kita teringat kepada ALLAH SWT. Maka setiap detik adalah ibadah yang tak putus-putus.

Niatkanlah setiap pekerjaannmu sebagai ibadah, dan jalankanlah pekerjaan tersebut sebagai ibadah yang terbaik.

Orang yang cerdas akan beribadah satu hari secarah penuh. Bukan shalat terus menerus, tapi menjadikan setiap aktifitasnya sebagai ladang amal ibadah.

Semoga kata mutiara bijak tentang arti penting ibadah kepada Tuhan akan menyadarkan kita yang selama ini mungkin kurang taat dalam menjalankan ibadah. Di awal tahun 2015 marilah kita menambah kekuatan iman kita agar nantinya kita menjadi seorang pribadi yang lebih baik di tahun ini.

Akan datang sesudahku penguasa-penguasa yang memerintahmu. Di atas mimbar mereka memberi petunjuk dan ajaran dengan bijaksana, tetapi bila telah turun mimbar mereka melakukan tipu daya dan pencurian. Hati mereka lebih busuk dari bangkai.

    Seorang mukmin memandang dosanya bagaikan gunung yang akan runtuh menimpa dirinya, sedangkan seorang pendosa menganggap dosanya seperti seekor lalat yang menclok di hidungnya, cukup diusir dengan tangannya

Ya Allah , gantikanlah kepedihan ini dengan kesenangan, dan jadikan kesenangan itu awal kebahagian, dan sirnakan rasa takut ini menjadi rasa tentram . Ya Allah dinginkan panasnya kalbu dengan salju keyakinan, dan padamkan bara jiwa dengan air keimanan. Semoga jiwa dan ragaku di jalan Mu Ya Allah.


Bekerjasamalah dalam ketaatan dan jangan berpecah-belah. Saling mencintailah dan jangan saling mendendam. Jauhilah kejahatan dan jangan ternoda olehnya. Percantiklah dirimu dengan ketaatan kepada Tuhanmu; jangan menjauh dari pintu-pintu Tuhanmu; jangan berpaling dari-Nya.

    Barangsiapa berhaji untuk kedua orang tuanya atau melunasi hutang-hutangnya maka dia akan dibangkitkan Allah pada hari kiamat dari golongan orang-orang yang mengamalkan kebajikan. 


Seorang sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, pesankan sesuatu kepadaku yang akan berguna bagiku dari sisi Allah." Nabi Saw lalu bersabda: "Perbanyaklah mengingat kematian maka kamu akan terhibur dari (kelelahan) dunia, dan hendaklah kamu bersyukur. Sesungguhnya bersyukur akan menambah kenikmatan Allah, dan perbanyaklah doa. Sesungguhnya kamu tidak mengetahui kapan doamu akan terkabul.

    Kawan pendamping yang sholeh ibarat penjual minyak wangi. Bila dia tidak memberimu minyak wangi, kamu akan mencium keharumannya. Sedangkan kawan pendamping yang buruk ibarat tukang pandai besi. Bila kamu tidak terjilat apinya, kamu akan terkena asapnya


Tuntutlah ilmu, sesungguhnya menuntut ilmu adalah pendekatan diri kepada Allah Azza wajalla, dan mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya adalah sodaqoh. Sesungguhnya ilmu pengetahuan menempatkan orangnya, dalam kedudukan terhormat dan mulia (tinggi). Ilmu pengetahuan adalah keindahan bagi ahlinya di dunia dan di akhirat

    Ibu engkau orang yang paling ikhlas. Engkau telah mengandung ku selama sembulan puluan sepuluh hari. Engkau rela memberi air susu mu untuk ku. Siang malam engkau menjaga ku tanapa mengenal lelah. Pantaslah kirannya Allah memberi pahala untuknya. Karena engkau aku tak akan melupakannya. Semoga kebaikkanmu dibalas oleh Allah.


Bila kau senantiasa patuh kepadaNya, dan tak terpengaruh oleh kekayaan itu, Allah akan menambahkan kurniaNya kepadamu, dan sedikit pun takkan menguranginya. Harta adalah abdimu, dan kau adalah abdi Sang Raja. Kerana itu, hidup di dunia ini berada di bawah kasih sayangNya, dan hidup di akhirat terhormat dan abadi, bersama-sama para shiddiq, para syahid, dan para shaleh.

    Jangan berupaya menjarah sesuatu rahmat, jangan pula berupaya menangkis datangnya sesuatu bencana. Rahmat akan datang kepadamu jika ia sudah ditakdirkan untukkmu, baik suka atau pun tak suka. Bencana akan menimpamu, jika itu takdir bagimu, entah suka atau tak suka, dan kau cuba menangkisnya dengan do'a, atau menghadapinya dengan kesabaran dan keteguhan hati demi mendapatkan keredhaanNya.

Kata Mutiara Bijak Ibadah dan Keimanan Islam  Imam Al Ghazali

Ibadah dan pengetahuan sambil makan haram adalah seperti konstruksi pada kotoran. (Imam Al Ghazali)

Belum pernah saya berurusan dengan sesuatu yang lebih sulit daripada jiwa saya sendiri, yang kadang-kadang membantu saya dan kadang-kadang menentang saya. (Imam Al Ghazali)

Barangsiapa yang memilih harta dan anak – anaknya daripada apa yang ada di sisi Allah, niscaya ia rugi dan tertipu dengan kerugian yang amat besar. (Imam Al Ghazali)

Barangsiapa yang menghabiskan waktu berjam – jam lamanya untuk mengumpulkan harta kerana ditakutkan miskin, maka dialah sebenarnya orang yang miskin. (Imam Al Ghazali)

Barangsiapa yang meyombongkan diri kepada salah seorang daripada hamba – hamba Allah, sesungguhnya ia telah bertengkar dengan Allah pada haknya. (Imam Al Ghazali)

Berani adalah sifat mulia kerana berada di antara pengecut dan membuta tuli. (Imam Al Ghazali)

Pemurah itu juga suatu kemuliaan kerana berada di antara bakhil dan boros. (Imam Al Ghazali)

Bersungguh – sungguhlah engkau dalam menuntut ilmu, jauhilah kemalasan dan kebosanan kerana jika tidak demikian engkau akan berada dalam bahaya kesesatan. (Imam Al Ghazali)

Cinta merupakan sumber kebahagiaan dan cinta terhadap Allah harus dipelihara dan dipupuk, suburkan dengan shalat serta ibadah yang lainnya. (Imam Al Ghazali)

Ciri yang membedakan manusia dan hewan adalah ilmu. Manusia adalah manusia mulia yang mana ia menjadi mulia kerana ilmu, tanpa ilmu mustahil ada kekuatan. (Imam Al Ghazali)

Hadapi kawan atau musuhmu itu dengan wajah yang menunjukkan kegembiraan, kerelaan penuh kesopanan dan ketenangan. Jangan menampakkan sikap angkuh dan sombong. (Imam Al Ghazali)

Ilmu itu kehidupan hati daripada kebutaan, sinar penglihatan daripada kezaliman dan tenaga badan daripada kelemahan. (Imam Al Ghazali)

Yang paling besar di bumi ini bukan gunung dan lautan, melainkan hawa nafsu yang jika gagal dikendalikan maka kita akan menjadi penghuni neraka. (Imam Al Ghazali)

Kita tidak akan sanggup mengekang amarah dan hawa nafsu secara keseluruhan hingga tidak meninggalkan bekas apapun dalam diri kita. Namun jika mencoba untuk mengendalikan keduanya dengan cara latihan dan kesungguhan yang kuat, tentu kita akan bisa. (Imam Al Ghazali)

Sifat utama pemimpin ialah beradab dan mulia hati. (Imam Al Ghazali)

Kebahagiaan terletak pada kemenangan memerangi hawa nafsu dan menahan kehendak yang berlebih-lebihan. (Imam Al Ghazali)

Kalau besar yang dituntut dan mulia yang dicari,maka payah melaluinya, panjang jalannya dan banyak rintangannya. (Imam Al Ghazali)

Jadikan kematian itu hanya pada badan kerana tempat tinggalmu ialah liang kubur dan penghuni kubur sentiasa menanti kedatanganmu setiap masa.  (Imam Al Ghazali)

Pelajari ilmu syariat untuk menunaikan segala perintah Allah SWT dan juga ilmu akhirat yang dapat menjamin keselamatanmu di akhirat nanti.  (Imam Al Ghazali)

Menuntut ilmu adalah taqwa. Menyampaikan ilmu adalah ibadah. Mengulang-ulang ilmu adalah zikir. Mencari ilmu adalah jihad. (Imam Al Ghazali)

Kecintaan kepada Allah melingkupi hati, kecintaan ini membimbing hati dan bahkan merambah ke segala hal. (Imam Al Ghazali)

Kata Mutiara Islam Al-Hikam Untuk Para Ahli Ibadah

Perasaan hina dan rasa rendah diri karena perbuatan maksiat yang melekat pada diri, adalah sifat hamba (ubudiyah). Dan perasaan Maha Mulia dan Maha Besar adalah sifat Tuhan (Rubibiyah). Adapun sifat seperti yang dimaksud adalah sikap yang harus dimiliki oleh hamba yang melekat pada dirinya dosa-dosa, hendaklah ia tidak merasa hina dan rendah diri. Ia harus berpengharapan penuh dengan rahmat Allah. Orang seperti ini adalah orang yang lebih baik dari pada orang yang merasa telah banyak beribadah dan taat kepada-Nya, akan tetapi tumbuh rasa angkuh dan tinggi hati dengan amal ibadahnya itu.

Ketahuilah bahwasanya rendah diri hamba yang terlibat dalam perbuatan maksiat, lebih baik daripada angkuhnya hamba yang berbuat taat. Seorang hamba yang taat beribadah, akan tetapi tumbuh rasa angkuh dan riya’ dalam hatinya, maka kemungkinan Allah Ta’ala akan meremehkan amal ibadahnya itu. Ada juga hamba yang sering terlibat perbuatan dosa, yang sangat menyedihkan hatinya, Allah Lemberi hidayah kepadanya, lalu tumbuh penyesalannya dan rasa khasiyah kepada Allah, ia telah berjalan menuju keselamatan.

Kesombongan walaupun tidak dinyatakan dalam perkataan atau perbuatan, dapat dirasakan dalam hati si hamba sendiri. Sebab, kesombongan yang tersimpan dalam hati, akan lebih membahayakan si hamba, karena akan menumbuhkan berbagai macam sifat yang bisa menggolongkan dirinya sebagai manus ia syirik.

Dikisahkan pada masa lampau ada seorang ahli ibadah yang selalu bertaqarrub kepada Allah, membuat ia selalu mendapat perlindungan-Nya. Kemana saja pergi ia selalu ditutupi oleh awan hingga badannya tidak terkena panas matahari. Pada suatu hari ketika si ‘abid ini sedang mengadakan suatu perjalanan, seorang pelacur melihatnya, lalu dalam hati pelacur ini tumbuh perasaan halusnya. Ia mendekati hamba Allah yang taat ini, dengan harapan ia mendapatkan rahmat Allah. Ketika pelacur ini mendekat kepadanya, tiba-tiba saja ahli ibadah ini rnenjadi jijik, dan mengusir pelacur itu dengan kata-kata yang menyakitkan. Peristiwa itu dikisahkan dari peristiwa ahli ibadah Bani Israil. Nabi Muhammad saw menerima wahyu dari Allah swt tentang peristiwa ini, menyebut bahwa Allah swt telah mengampuni dosa pelacur tersebut dan membatalkan amal ibadah si ‘abid itu. Peristiwa ini telah mernberi i’tibar kepada manusia, agar janganlah mereka mencampurkan kemurnian ibadah kepada Allah dengan perasaan atau tindakan yang berakibat musnahnya amal ibadat mereka sendiri. Perbuatan seperti riya’, angkuh, bangga, meremehkan sesama manusia, menyakitkan hati sesama hamba, karena merasa dekat dengan Allah, adalah perbuatan yang bisa merusak amal ibadah si ‘abid itu.

Peristiwa yang sama juga pernah terjadi terhadap seorang hamba ahli ibadah Bani Israil. Ketika sedang sujud di tempat tafakkumya, tiba-tiba tengkuk ahli ibadah ini diinjak oleh seorang laki-laki dengan sangat keras, sangat menyakitkan. Diriwayatkan bahwasanya kejadian ini berhubungan dengan sifat ahli ibadah yang diketahui oleh Allah swt sangat sombong dan membanggakan ibadahnya di hadapan manusia. Kesombongan karena merasa dirinya dekat kepada Allah berakibat dosanya tidak diampuni oleh-Nya.

Dalam beribadah yang semata-mata dihadapkan kepada Allah Ta’ala belaka, seorang ‘abid yang takwa hendaklah berhati-hati memerihara ibadahnya sendiri. Jangan sampai bercampur baur dengan kehendak lain yang akan menjerumuskan si hamba kepada perasaan angkuh, riya’, ujub, rasa suci, menganggap orang lain kotor, membuat diri seakan-akan tidak ada yang menyamainya, atau menempatkan diri sebagai manusia suci yang harus menyisihkan diri dari anggota masyarakat yang dianggapnya kotor dan berdosa. Seorang muslim yang mengikuti jejak Nabi Muhammad Saw tidak boleh menjadi saleh sendiri, ia wajib pula membawa manusia yang dianggap banyak bermaksiat kembali kepada jalan Allah, agar menjadi saleh, hidup beribadah bersama para muslimin lainnya.

Demikianlah informasi kata mutiara Islami yang berjudul 99 Kata Mutiara Bijak Ibadah dan Keimanan Islam ini yang semoga bermanfaat buat kita semua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar